Jangan pernah menempelkan mulut Anda pada kaleng.
Cher mengatakan bahwa ia tidak pernah menempelkan mulutnya langsung ke kaleng soda atau bir saat bepergian untuk liburan. Ia berkata:
"Truk katering itu benar-benar menjijikkan, dan saya tidak yakin kalau tidak ada serangga di pesawat yang kadang merayap di bagian luar kaleng."
Selain itu, ia menambahkan bahwa kaleng-kaleng tersebut sering kali dibiarkan terendam dalam air yang menggenang di dalam wadah selama beberapa jam. Apa solusinya? Cher selalu meminta segelas es atau gelas kosong untuk minum, alih-alih minum langsung dari kalengnya.
Jangan pernah melakukan perawatan kulit saat berada di pesawat.
Sebelumnya, awak kabin pernah mengungkapkan bahwa meja lipat di kursi pesawat adalah bagian paling kotor di dalam pesawat. Cher sependapat bahwa kondisi pesawat jauh dari kata higienis. Oleh karena itu, ia mengaku tidak pernah melakukan perawatan kulit saat berada di pesawat.
"Tangan Anda otomatis menjadi kotor karena berada di pesawat, begitu pula bagian luar kemasan produk perawatan kulit Anda. Mengapa Anda ingin mengoleskan bakteri ke wajah Anda?"
Pertanyaan yang masuk akal! Cher mengatakan bahwa saat hendak bepergian ke Eropa atau menempuh penerbangan jarak jauh, ia tiba di bandara dengan kondisi wajah yang sudah selesai dirawat (skincare sudah diaplikasikan). Ia menambahkan bahwa ia menggunakan *face mist* Evian selama penerbangan jika kulitnya perlu dijaga kelembapannya, karena ia lebih memilih untuk tidak menyentuhkan tangannya ke wajah saat mengaplikasikan produk apa pun.
Jangan pernah menggunakan tisu toilet di pesawat.
Tips terakhirnya adalah yang paling mengejutkan. Pakar perjalanan ini mengatakan bahwa ia tidak pernah menggunakan tisu toilet di pesawat. Ia lebih memilih menggunakan tisu wajah karena ia tidak "memercayai akurasi bidikan pria saat terjadi turbulensi." Harus diakui, ini adalah hal yang belum pernah terpikirkan oleh kami sebelumnya.
Leave a Reply