Harry Kane bisa mengantongi lebih dari £10 juta secara pribadi jika Inggris menjuarai Piala Dunia, menurut seorang ahli Adam Williams

Harry Keane
Harry Kane hanya berjarak tiga kemenangan lagi dari status legenda abadi.

Kapten Inggris itu kembali mencetak gol lewat titik penalti saat melawan Meksiko, meski Jude Bellingham-lah yang menjadi pahlawan malam itu dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 di Stadion Azteca—sebuah laga yang akan tercatat dalam sejarah legendaris tim *Three Lions*.

Meski Lionel Messi saat ini unggul dua gol dalam perburuan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026, Kane tentu berharap bisa meraih Sepatu Emas untuk kedua kalinya sembari mengincar trofi juara.

Norwegia dan Erling Haaland menjadi rintangan pertama bagi Kane. Setelah itu, kemungkinan besar ia akan berhadapan dengan Messi dan Argentina di babak semifinal. Dengan demikian, secara matematis sudah pasti bahwa perjalanan menuju final akan memakan "korban" berupa tersingkirnya sejumlah pemain bintang.

Kane tidak pernah secara aktif mencari sorotan publik, namun kepemimpinannya sebagai ujung tombak dan rekor mencetak gol yang luar biasa tetap menjadikannya salah satu sosok paling menarik secara komersial di dunia sepak bola.

Meski ambisinya meraih kejayaan Piala Dunia lebih didasari alasan emosional ketimbang komersial, ia berpotensi meraup keuntungan finansial yang sangat besar jika berhasil mengangkat trofi di New Jersey pada hari Minggu tanggal 19 nanti.

Harry Kane berpeluang mendapatkan kontrak merek besar jika menjuarai Piala Dunia.

Selain gaji di Bayern yang mencapai sekitar £21 juta, Kane memiliki kontrak dengan merek seperti Skechers, serta kemitraan yang melibatkan kepemilikan saham (ekuitas) dengan perusahaan pakaian ramah lingkungan Reflo dan 3Bears, sebuah perusahaan bubur gandum asal Jerman. Bisa dibilang, semua kemitraan ini tergolong tidak terlalu mencolok.

Dalam wawancara dengan platform dukungan finansial Vettory, Profesor Rob Wilson—pengajar bisnis olahraga di UCFB—menjelaskan betapa menguntungkannya gelar juara Piala Dunia bagi Kane secara komersial, seandainya ia memutuskan untuk mengubah strateginya yang selama ini cenderung tidak menonjol.

"Kane sudah menjadi salah satu nama terbesar dalam dunia komersial sepak bola," ujar Wilson, "namun kemenangan di Piala Dunia akan membawanya ke level yang berbeda.

"Kita telah melihat bagaimana kemenangan di turnamen besar benar-benar mampu meningkatkan nilai jual seorang atlet secara signifikan. Merek-merek ingin mengaitkan diri dengan momen olahraga yang menentukan tersebut, bukan sekadar performa individu sang atlet semata."
"Jika Inggris berhasil juara dengan Harry sebagai kapten—dan berpotensi meraih Sepatu Emas—maka saya memperkirakan nilai kontrak *endorsement* tahunannya akan meningkat sekitar 30%. Angka ini setara dengan tambahan nilai komersial sebesar £10 juta per tahun, dan peningkatan tersebut akan bertahan selama tiga atau empat tahun ke depan.

"Yang lebih penting, hal ini mengubah kualitas peluang yang tersedia baginya; ia bisa menjadi incaran utama bagi merek-merek global terkemuka yang sedang mencari duta merek."
"Peningkatan nilai komersialnya—selama sisa karier bermainnya—bisa mencapai kisaran £50 juta. Jika ia bertahan di Bayern Munich, nilainya mungkin berkisar antara £40 juta hingga £50 juta; namun, jika ia pindah ke klub lain—seperti Manchester United—ia bisa melipatgandakan nilai komersial tersebut hingga melampaui angka £100 juta."

"Kita tahu bahwa keberhasilan meraih gelar juara akan memicu minat dari berbagai merek yang sebelumnya mungkin masih bersikap ragu-ragu. Hal ini juga akan mendorong sponsor yang sudah ada untuk memperpanjang kontrak mereka. Saya memperkirakan Kane akan menjalin beberapa kemitraan internasional baru jika Inggris berhasil mengangkat trofi juara."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *