Tim Argentina yang dipimpin Lionel Messi baru saja menuntaskan aksi bangkit yang luar biasa dalam laga Piala Dunia.
Tertinggal dua gol dari Mesir saat waktu normal pertandingan tinggal menyisakan kurang dari 10 menit, sang juara bertahan tampak akan tersingkir. Bagi Messi, hal itu juga bisa berarti akhir karier internasionalnya ditandai dengan kekalahan yang sangat memukul.
Namun, sundulan sambil membungkuk dari Cristian Romero, tendangan *half-volley* Messi, serta satu lagi sundulan akurat bak tembakan laser dari Enzo Fernandez membuat Argentina berhasil membalikkan keadaan dan memastikan tiket perempat final untuk menghadapi Kolombia atau Swiss pada hari Sabtu.
Bagi FIFA—yang telah menuruti hasrat komersial paling eksploitatif mereka demi Piala Dunia ini—kebangkitan tim tersebut (yang terjadi setelah Messi gagal mengeksekusi penalti di babak pertama) menjadi sebuah kelegaan besar.
Data menunjukkan betapa besarnya peran kehadiran berkelanjutan Messi dan rekan-rekan setimnya di Amerika Serikat dalam menjaga pendapatan utama badan pengatur sepak bola dunia tersebut.
Harga tiket perempat final anjlok dan melonjak saat kemenangan 3-2 Argentina
Statistik dari Ticket Data menceritakan kisah tersendiri mengenai malam yang luar biasa di Atlanta, Georgia.
Grafik yang merinci harga tiket termurah (tiket dengan harga masuk terendah) tampak sangat selaras dengan jalannya pertandingan.
Saat Argentina tertinggal 0-2 pada menit ke-79, harga tiket termurah anjlok dari angka tertinggi $1.933 di awal hari menjadi titik terendah $953.
Setelah gol pertama, kedua, dan ketiga Argentina tercipta, harga tiket melonjak hingga dua kali lipat. Saat tulisan ini dibuat—beberapa menit setelah wasit meniup peluit akhir pertandingan—harga tiket termurah yang tersedia adalah $1.946.
Leave a Reply